Menu

Mode Gelap
Aksi Simpatik Warga Kabupaten Siak Dukung Revisi UU TNI dengan Pembagian Takjil Malam ke-25 Ramadhan: Saatnya Bertaubat Sebelum Terlambat! Buka Puasa DPD PKS Kubu Raya: Pererat Silaturahim, Raih Berkah Lailatul Qadar Pengawasan Minyakita di Pekanbaru: Sat Reskrim Polresta Pastikan Volume Sesuai Standar Hakim Arogan! Sidang Perdata Disulap Jadi Sidang Pidana, Saksi Diintimidasi, Kuasa Hukum Ditantang Duel

Milenial · 29 Des 2024 04:54 WIB ·

Tahukah Anda: Kejayaan Wartel pada Masanya


 Tahukah Anda: Kejayaan Wartel pada Masanya Perbesar

Rilis: Ade Setiawan

Pada masa kejayaannya, wartel (warung telekomunikasi) menjadi salah satu pusat komunikasi vital di Indonesia. Sebelum hadirnya telepon genggam dan internet dengan akses data yang luas, wartel merupakan solusi utama bagi masyarakat untuk dapat berkomunikasi, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah yang belum terjangkau jaringan telepon rumah.

Berlatar belakang kebutuhan akan koneksi telepon yang efisien dan terjangkau, wartel pertama kali muncul pada akhir 1980-an hingga 1990-an. Dilengkapi dengan fasilitas telepon umum, wartel juga menyediakan layanan faksimili dan internet dial-up yang menjadi andalan saat itu. Keberadaan wartel menyebar luas, mulai dari kota besar hingga daerah pedesaan. Di setiap sudut kota, wartel menjadi tempat di mana orang dapat menghubungi keluarga, sahabat, atau rekan bisnis, apalagi di era tersebut, biaya telepon jarak jauh masih relatif mahal.

Wartel juga menjadi pusat sosial bagi masyarakat. Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di dalam wartel untuk menunggu giliran menelepon, saling berbincang dengan orang lain, atau sekadar mencari informasi. Wartel menjadi tempat yang sangat dinamis, dengan suasana ramai, penuh tawa dan percakapan yang meriah, menjadi saksi bisu dari komunikasi antar individu, keluarga, dan perusahaan.

Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, hadirnya ponsel dengan harga terjangkau dan akses internet yang semakin meluas membuat fungsi wartel semakin tergantikan. Meskipun demikian, masa kejayaan wartel tetap dikenang sebagai bagian penting dari sejarah perkembangan telekomunikasi di Indonesia. Banyak orang yang mengenang wartel sebagai tempat di mana mereka bisa terhubung dengan dunia luar di era yang masih terbatas oleh jarak dan teknologi.

Kini, meskipun banyak wartel yang telah tutup dan digantikan oleh ponsel pintar dan aplikasi komunikasi digital, warisan dari wartel tetap hidup dalam ingatan mereka yang merasakannya. Wartel menjadi simbol penting dari era transisi menuju era digital, menghubungkan masa lalu dengan masa depan komunikasi di Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Bitcoin Reserve AS: Sinyal Positif bagi Regulasi Kripto Indonesia?

18 Maret 2025 - 08:51 WIB

Kolaborasi Inovatif INDODAX, Bank BNI, dan Bank INA: Kartu Debit Khusus untuk Kemudahan Transaksi Digital

3 Maret 2025 - 08:13 WIB

Viral Lagu dari Sukatani, Mahfud MD: Tak Perlu Minta Maaf

23 Februari 2025 - 13:52 WIB

Kenapa #Kaburajadulu Bisa Jadi Tren?

20 Februari 2025 - 09:24 WIB

Union Chain Meluncurkan ZK Chain, Menghubungkan Bursa Kripto Teregulasi dan Platform Tokenisasi Aset di Asia Tenggara

14 Februari 2025 - 09:23 WIB

Koreksi Harga Bitcoin, Peluang Investasi Jangka Panjang

12 Februari 2025 - 07:29 WIB

Trending di Nasional